latest Post

Prinsip dasar dan jenis pelumasan

Prinsip Dasar Pelumasan.

Dua benda yang permukaannya saling kontak antara satu dengan lainnya akan menimbulkan gesekan. Gesekan adalah gaya yang cenderung menghambat atau melawan gerakan. Keausan material dapat dikurangi dengan mengurangi besarnya gaya akibat gesekan yaitu dengan cara menghindarkan terjadinya kontak langsung antara dua permukaan benda yang bergesekan. Salah satu cara untuk menghindarkan kontak langsung diantara dua benda yang bergesekan adalah dengan “menyisipkan” minyak pelumas diantara kedua benda tersebut. Cara ini dinamakan “melumasi” atau memberi pelumasan.

Prinsip pelumasan dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu: 

Pelumasan Batas. Adalah pelumasan dimana permukaan kedua benda yang bergesekan dipisahkan oleh lapisan pelumas yang sangat tipis sehingga pada beberapa lokasi masih terjadi gesekan diantara kedua benda tersebut. Lihat Gambar . 

Pelumasan Film. Dengan memberikan lapisan minyak pelumas yang lebih tebal (berupa film) diantara kedua benda yang bergesekan, tidak lagi terjadi gesekan diantara kedua benda tersebut. Prinsip pelumasan yang baik adalah pelumasan film. Fungsi utama minyak pelumas adalah untuk pelumasan, sedangkan fungsi lain yang tak kalah pentingnya adalah untuk pendingin, perapat, mengurangi korosi, peredam kejut dan kontrol.

• Sebagai Pendingin. Gesekan akan menimbulkan panas yang apabila berlebihan dapat menimbulkan kerusakan material. Minyak pelumas akan menyerap panas tersebut untuk dibawa dan dibuang di sistem pendingin minyak pelumas atau ke udara luar. 

• Sebagai Perapat. Pelumas dapat difungsikan sebagai perapat, misalnya untuk mencegah bocornya hydrogen dari poros alternator ke udara luar. 

• Untuk mengurangi korosi. Pelumas dapat mengurangi laju korosi karena membentuk lapisan pelindung pada permukaan logam  sehingga kontak langsung antara zat penyebab korosi dengan permukaan logam dapat dihindari atau dikurangi. 

• Sebagai Peredam Kejut. Beban kejut dapat terjadi pada komponen mesin, diantaranya pada roda gigi. Lapisan minyak pelumas akan memperkecil benturan diantara permukaan roda gigi yang saling bersinggungan, sehingga dapat meredam getaran dan noise. 


Jenis Pelumas.


Sesuai wujudnya, pelumas dapat dibedakan menjadi Pelumas Cair (Minyak Pelumas), Pelumas Semi Padat  dan Pelumas Padat. 

Pelumas Cair (Minyak Pelumas). Jenis Pelumas Cair umumnya terbuat dari minyak mineral yang merupakan produk sampingan dari  penyulingan minyak bumi, atau ada juga yang dibuat dari bahan  sintetis. Di pasaran banyak tersedia berbagai merek minyak pelumas. Untuk mengetahui minyak Pelumas mana yang cocok digunakan, perlu diketahui karakteristik minyak pelumas tersebut yang merupakan gambaran dari sifat-sifat minyak pelumas. Diantara sifat-sifat minyak pelumas yang penting diketahui adalah: 

Viskositas (Viscosity) Atau kekentakan merupakan suatu ukuran yang menyatakan besarnya tahan cairan terhadap aliran, atau kemampuan cairan untuk mengalir. Viskositasnya akan tergantung dari temperature.apabila temperature naik,maka viskositasnya turun. SAE membedakan viskositas minyak pelumas dengan angka-angka SAE yang lebih tinggi menunjukan kekentalan yang lebih tinggi juga (lebih kental).

Indek Viskositas (Viscosity Index)  Merupakan ukuran dari laju perubahan kekentalan minyak pelumas terhadap perubahan temperatur. Indek Viskositas dinyatakan dengan angka 0 sampai 100 angka yang lebih kecil berarti minyak pelumas tersebut akan lebih cepat perubahan viskositasnya apabila temperaturnya berubah. 

Titik Tuang (Pour Point) Adalah temperatur tertinggi dimana minyak pelumas mulai membeku apabila temperaturnya diturunkan. Minyak pelumas yang digunakan pada temperatur rendah harus memiliki Titik Tuang yang rendah. 

Titik Nyala (Flash Point)  Adalah temperatur terendah dimana uap minyak pelumas akan terbakar apabila diberi sumber panas. Pembakaran berhenti apabila sumber panasnya dihilangkan. Minyak pelumas harus memiliki Titik Tuang yang rendah. 

Titik Bakar (Fire Point), Adalah temperatur terendah dimana uap minyak pelumas akan terbakar dengan sendirinya dan terus terbakar walaupun tidak diberi sumber panas dari luar. 

About Agus Prasetiyo

Agus Prasetiyo
Blog adalah hobi saya. Saya berprinsip walaupun blog saya tidak terlalu bagus tapi pada intinya semua konten yang saya posting harapannya bisa bermanfaat bagi pembaca semua. Sekian dan terima kasih.
Recommended Posts × +
Posting Komentar