Kamis, 15 Desember 2016

Slagging Dan Fouling

Boiler merupakan alat penukar panas yang bekerja untuk menghasilkan uap
dengan  tekanan  dan temperature tinggi.


Untuk  mencapai kondisi uap tersebut diperlukan  pembakaran dari bahan
bakar  (dalam hal ini khusus batubara) didalam ruang bakar (Furnace) dengan
temperature yang sangat tinggi.


Kondisi inilah yang sering menimbulkan masalah  Kerak (Scale), Slag, Fouling
atau Over Heating pada Tubes Boiler. Slag dan Fouling sangat merugikan , yakni
menghambat proses perpindahan panas  dari Flue gas  ke Air atau Uap.



Slagging


Terbentuk dari endapan Ash  yang melebur dan mengendap pada dinding ruang bakar  atau pada permukaan lain yang  terkena pemanasan secara  Radiasi di Furnace dari panas hasil pembakaran.


Fouling


Terbentuk  dari endapan Ash bertemperatur tinggi pada permukaan penyerap panas Konveksi yang tidak  terkena pemanasan dari panas radiasi dari Furnace.

Gb. Daerah yang sering terjadinya slagging dan fouling pada furnace





Proses pembentukan slagging dan fouling



Untuk mengurangi serta mencegah terjadinya slagging dan fouling maka 

diperlukan soot blower.

Berikut ini fungsi dari soot blower antara lain sebagai berikut :


- Mengurangi jumlah deposit (slagging dan fouling) yang menempel di heat
 recovery area seperti pipa-pipa superheater, reheater dan air preheater.

- Meningkatkan efisiensi boiler melalui transfer panas yang maksimal.

- Menurunkan temperatur gas keluaran stack akibat banyaknya panas yang terbuang di furnace.

Sekedar Iseng

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

 
biz.