Kamis, 15 Desember 2016

PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI (PLTP)

PLTP (PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI) merupakan pembangkit listrik yang menggunakan tenaga dari panas bumi berupa uap sebagai sumber energinya (energi primer). Berbeda dengan pembangkit listrik termal lainnya, dimana energi panas yang digunakan untuk memutar turbin adalah hasil dari proses pemanasan air oleh pembakaran bahan bakar fosil. Pada PLTP uap yang digunakan untuk memutar turbin  berasal dari perut bumi melalui sumur hasil pengeboran.

Uap panas bumi mempunyai spesifikasi tertentu dan berbeda-beda antara satu lokasi (daerah) dengan lokasi lainnya, tetapi pada umumnya tekanannya rendah (dibawah 30 bar) dan temperaturnya sedikit superheat atau bahkan jenuh. Oleh karena itu masalah utama dalam membangun PLTP adalah bagaimana mengubah energi panas bumi yang kandungan kalornya rendah menjadi energi listrik secara efisien.

Berdasarkan karakteristiknya, uap panas bumi untuk PLTP dibedakan menjadi dua, yaitu :

- PLTP dengan sistem Vapor dominated (uap lebih dominan)
- PLTP dengan sistem Hot water dominated (air panas lebih dominan)                                                                                                                                                                                                                                                                                                       

Perbedaan dalam menerapkan kedua jenis uap panas bumi sebagai sumber energi pada PLTP adalah pemasangan separator dan demister sebelum uap digunakan untuk memutar turbin.

     a.  Prinsip kerja dan Siklus PLTP

Uap dari sumur panas bumi melalui kepala sumur sebagai fluida kerja sebelum dialirkan ke turbin dilewatkan melalui separator. Didalam turbin uap diekspansikan sehingga menghasilkan tenaga mekanik berupa putaran. Uap bekas keluar turbin dialirkan kedalam kondensor unutk didinginkan agar menjadi air.

Oleh karena air kondensat yang terkumpul dalam kondensor tidak digunakan lagi sebagai fluida kerja, maka proses kondensasinya menggunakan kondensor kontak langsung (direct contact condenser).  Selain lebih efisien kondensor kontak langsung juga lebih murah.

Didalam kondensor uap bercampur dengan air pendingin yang berasal dari menara pendingin. Air kondensat yang terkumpul didalam hotwell kondensor dipompa kembali ke menara pendingin untuk didinginkan. Sebagian besar air dari menara pendingin disirkulasikan ke kondensor, sedangkan kelebihannya dibuang atau diinjeksikan kembali kedalam tanah.  Jumlah air yang dinjeksikan ke dalam tanah jauh lebih sedikit dibanding yang diambil dari sumur-sumur panas bumi. Hal ini karena kerugian yang terjadi pada separator, ejector, kebocoran, dan pembuangan (blow down) di menara pendingin. 

Untuk mengatasi jumlah non condensable gas (NCG) yang relatif besar yang terkandung didalam uap panas bumi, maka pada kondensor dipasang steam ejector yang bekerja terus menerus.

b.  Siklus PLTP
Siklus PLTP merupakan potongan dari siklus PLTU, dimana proses pemberian panas atau boiler tidak ada karena berada didalam bumi. Siklus panas pada PLTP terdiri dari proses ekspansi didalam turbin dan proses kondensasi didalam kondensor.


agus prasetiyo

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

 
biz.