Rabu, 05 Oktober 2016

Apa Itu Sistem Pelumasan ?

BLOG'S DUNIA PEMBANGKIT LISTRIK - Pelumasan adalah suatu rangkaian kerja yang bertujuan mengurangi gaya gesekan antara dua material yang bersentuhan dengan memberikan selaput pelumas diantara dua permukaan benda tersebut.


PRINSIP DASAR PELUMASAN
Prinsip dasar dalam pelumasan sebenarnya adalah mengurangi gesekan antara dua material di mana gesekan tersebut selalu menimbulkan gaya yang berlawanan sehingga terjadi kenaikan temperatur yang akan mengakibatkan keausan atau tergerusnya material, dengan penyisipan pelumas pada dua material tersebut akan menghindari kontak langsung sehingga laju dari dampak gesekan bisa dikurang.

 PEMBAGIAN PRINSIP PELUMASAN
1. Pelumasan batas
  pelapisan pelumas yang tipis dengan beberapa titik pada permukaan benda (material) yang masih
  bersentuhan. Contohnya pada gear, bearing dengan bantalan peluru, dll.
2. Pelumasan Film
Pelapisan pelumas dengan pemberian pelumas yang tebal antara dua benda tidak ada
permukaanyang bersentuhan sehingga benda yang dilumasi seperti melayang contohnya
pada bearing poros turbin uap.
 

FUNGSI PELUMAS
  
Mengurangi gesekan

       Mengurangi gesekan antara material yang bersentuhan
Pendingin
Pelumas menyerap panas yang dihasilkan akibat gesekan material lalu kemudian dibuang pada sistem pendingin (pertukaran kalor)
Perapat
pelumas sebagai perapat poros, seperti mencegah kebocoran hydroen pada alternator ke uadara bebas
Mengurangi laju korosi
 Pelumas membentuk lapisan pelindung pada logam agar zat penyebab korosi tidak kontak langsung dengan logam
Peredam kejut
Pelumas memperkecil benturan antara dua material akibat beban kejut sehingga material tidak bergetar dan noise (ribut)
Kontrol
Pelumas masuk ke dalam sistem katup hidrolik menjadi penggerak katup uap utama ataupun governor yang diatur dengan selenoid


 JENIS PELUMAS
 
Pelumas cair
Pelumas yang mencair pada suhu ruangan,tidak berbentuk khusus, mudah dituang dan menempati wadah aeperti minyak pelumas atau oli
Pelumas semi padat
Pelumas yang akan mencair jika suhu naik dan menjadi kental jika suhu turun contohnya grease
Pelumas padat
pelumas yang umumnya berbentuk butiran butiran digunakan pada empeatur yg lebih tinggi dari penggunaan di atas namun cara menggunakannya sama dengan grease. Contohnya grafit dan molybdenum disulfide


 KARAKTERISTIK PELUMAS


Viskositas
Tingkat kekentalan suatu pelumas,atau kemampuan cairan untuk mengalir
Indek viskositas
Tingkat perubahan kekentalan pelumas berkaitan dengan variasi suhu
Titik tuang
perkiraan temperatur terendah dimana pelumas dapat mengalir tanpa dorongan ke inlet pompa (dampak buruk akan membuat kausan)
Titik nyala
Temperatur pelumas terpanasi sebelum menyala
Titik bakar
Temperatur yang lebih tinggi dari titik nyala yang membuat oli terbakar
 
 KOMPONEN SISTEM PELUMASAN
     1.Main oil Tank
Sebagai penampung minyak pelumas
2.Oil Pump
  - Main oil pump
  - Hp Oil Pump
  - Turbo Oil Pump
  - AC oil Pump
  - DC emergency pump
  - Jacking oil pump
3.Oil Purifier
 untuk membuang air dan kotoran yang terkandung pada pelumas
4.Akumulator
Berfungsi menstabilkan tekanan pelumas khusunya ketika terjadi perubahan posisi pada governor dan main stop valve
5.Striner 4 buah masing-masing untuk control oil,   lubricating oil, return oil, dan untuk flushing ( temporary).
6.Oil cooler
Mendinginkan pelumas agar Viskositas pelumas terjaga
7.Oil gas extraktor
berfungsi membuang gas – gas dan membuang udara panas pada MOT
8.Detektor suhu, detektor tekanan, detektor level
untuk mengukur parameter  agar masih bekerja pada range standart




Sekedar Iseng

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

 
biz.